Gambar Novel Ranah 3 Warna
sumber: https://ebooks.gramedia.com/ebook-covers/1435/big_covers/ID_GPU2013MTH01RW_B_.jpg
Seorang pemuda bernama Alif Fikri dengan semangat juang tonggi menghadapi kehidupan. Dari anak kampung Maninjau bisa bersekolah di perguruan tinggi favorit, yaitu Hubungan Internasional di Universitas Padjajaran dan berangkat ke Kanada sebagai wakil duta bangsa.
Keuletan dan kesabarannya dalam menerjang masalah kehidupan, membuatnya semakin bangkit dan berapi menerjang kerasnya hidup. Perjuangannya dari seorang santri yang lolos ujian seleksi masuk perguruan tinggi membuat orang tuanya bangga padanya. Berbekal patuh dan taat kepada orang tua bersama mantra-mantra yang telah diaplikasikannya dalam pondoknya man jadda wa jadda dan man shabara zhafira, membuat Alif memiliki mental baja dalam mewujudkan cita-citanya.
Kemauan dan perjuangannya yang luar biasa mampu meluluhkan hati Bang Togar membuat tulisannya menjadi bagus dan layak diterbitkan ke majalah sekolah disusul ke koran lokal. Berbekal uang yang pas-pasan, Alif tetap berjuang dan bertekad untuk tetap melanjutkan mimpinya. Ia berdagang dan berjualan keliling untuk sesuap nasi dan mengubah nasib. Alif telah membuktikan bahwa doa, keberanian, dan usaha yang sungguh-sungguh mampu mengantarkan seseorang mencapai impiannya.
Referensi
Fuadi, A. 2011. Ranah 3 Warna. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Komentar
Posting Komentar