Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2023

Rangkuman Novel "Relung-relung Gelap Hati Sisi"

Sekilas, dapat ditarik bahwa dari judul yang dihadirkan akan ditemui karakter berbeda dalam diri seseorang. Setiap orang memiliki rahasia di balik karakter yang terlihat. Salah satu ketertarikan saya memilih novel tersebut sebagai bacaan karena tidak sengaja menonton televisi dengan tayangan sosok inspiratif yang berprofesi sebagai dokter, tetapi memiliki segudang karya kepenulisan cerita fiksi, yaitu novel. Beliau adalah Mira W. Novel berjudul Relung-relung Gelap Hati Sisi yang saya baca ini diterbitkan pada tahun 2009 dengan 275 halaman yang saya beli di Pasar Buku Wilis, Malang pada bulan-bulan akhir di tahun 2015. Saya menemukan buku catatan saya yang berisi rangkaian ringkasan buku dan rasanya sayang jika tidak diabadikan di blog saya. Setiap karangan memiliki nyawa, menimbulkan emosi, rasa penasaran beserta jawabannya. Inilah sekilas rangkuman novel karya Mira W. dengan judul Relung-relung Gelap Hati Sisi.             Seorang ...

Kusebut Kau, Ratu Bunga!

  Tiba-tiba saja aku ingin menulis. Bunga matahari adalah bunga utama yang ada di buket yang kupegang pada foto itu. Di antara bunga-bunga yang lain, bunga matahari menjadi bunga tercantik. Ukurannya yang besar, bentuknya yang bundar, dan perpaduan warna cokelat dan kuning yang menarik, membuat daya tarik bunga matahari kusebut sebagai ratu bunga pada rangkaian buket bunga tersebut. Foto itu diambil bulan Agustus, saat nuansa peringatan hari kemerdekaan masih kental. Di kanan kiri sepanjang gedung berkibar bendera merah putih. Kali itu aku sangat ingin membeli buket bunga. Buket bunga biasa dibeli untuk momen-momen spesial, seperti seminar proposal, sidang skripsi/tesis/disertasi, dan kemenangan dalam sebuah kompetisi.  Saat itu, aku tidak sedang berada dalam momen itu. Yang kumau, aku memegang buket bunga kesukaanku. Aku menyadari bahwa harga buket bunga lumayan mahal, tetapi untuk kemauan yang tidak terbendung, kuikhlaskan sebagian uangku untuk ditukar dengan itu.  Sete...

Mereka Bercengkerama

Berat meminta kelopak tetap membuka dan membawa fokus Kelopak pelindung dua bola mulai penat akibat guyuran sinar yang datang beruntun tanpa jeda Dibantu oleh pikiran Diingat-ingatnya kembali suatu peristiwa Tak lama kemudian kaki membawanya menjauh dan mendudukkan pantat di tempat berbeda   Sinar itu menghampiri lagi Kelopak ingin memberontak, tetapi pikiran mengingatkan Dua bola mulai menatap Menyilakan sinar-sinar menemuinya Mereka akhirnya bercengkerama Akan berita dan segala hal Kelopak memandanginya dengan masam Pikiran pun datang dan menghibur kelopak Akhirnya mereka bercengkerama     Tiba-tiba tenggorokan meminta air Sayangnya tidak ada air di dekatnya Pikiran datang memberi saran Tenggorokan tak terima dan melapor pada lidah Lidah merasa perlu dibasahi Ia meminta bantuan kaki Akan tetapi kaki tak bisa memenuhinya Sebuah tas di ujung sana kosong   Pikiran datang mengajak tenggorokan dan lidah bercengkerama M...

Ulasan Drama Korea "Alchemy of Souls"

Drama kolosal bergenre fantasi petualangan dengan bumbu romantis dan humor ini mengisahkan tentang seorang pemuda (Lee Jae-wook) yang haus akan ilmu sihir, tetapi ayahnya sendiri yang seorang penyihir ternama malah menutup pintu energinya serta seorang perempuan (Jung Seo-min) yang terpaksa menempati tubuh orang lain untuk menghindari kematiannya. Huru-hara ini berawal dari adanya ritual pemindah jiwa. Ritual ini dilakukan oleh penyihir dengan dupa pemindah jiwa agar jiwa seseorang bisa berpindah dari tubuh yang dikehendakinya sehingga jiwa tersebut dapat abadi. Ritual ini dikecam banyak pihak dan dianggap sebagai sihir terlarang. Seseorang yang telah melakukan pemindahan jiwa dalam kondisi tertentu akan kehilangan kendali dan membutuhkan energi manusia untuk diserap. Manusia yang diserap energinya oleh si pemindah jiwa akan berubah menjadi hitam dan mati. Pun si pemindah jiwa yang tidak dapat menemukan manusia untuk diserap energinya akan menghitam sekujur tubuhnya, mengeras sepert...