Sekilas, dapat ditarik bahwa dari judul yang dihadirkan akan ditemui karakter berbeda dalam diri seseorang. Setiap orang memiliki rahasia di balik karakter yang terlihat. Salah satu ketertarikan saya memilih novel tersebut sebagai bacaan karena tidak sengaja menonton televisi dengan tayangan sosok inspiratif yang berprofesi sebagai dokter, tetapi memiliki segudang karya kepenulisan cerita fiksi, yaitu novel. Beliau adalah Mira W. Novel berjudul Relung-relung Gelap Hati Sisi yang saya baca ini diterbitkan pada tahun 2009 dengan 275 halaman yang saya beli di Pasar Buku Wilis, Malang pada bulan-bulan akhir di tahun 2015. Saya menemukan buku catatan saya yang berisi rangkaian ringkasan buku dan rasanya sayang jika tidak diabadikan di blog saya. Setiap karangan memiliki nyawa, menimbulkan emosi, rasa penasaran beserta jawabannya. Inilah sekilas rangkuman novel karya Mira W. dengan judul Relung-relung Gelap Hati Sisi. Seorang ...
Tiba-tiba saja aku ingin menulis. Bunga matahari adalah bunga utama yang ada di buket yang kupegang pada foto itu. Di antara bunga-bunga yang lain, bunga matahari menjadi bunga tercantik. Ukurannya yang besar, bentuknya yang bundar, dan perpaduan warna cokelat dan kuning yang menarik, membuat daya tarik bunga matahari kusebut sebagai ratu bunga pada rangkaian buket bunga tersebut. Foto itu diambil bulan Agustus, saat nuansa peringatan hari kemerdekaan masih kental. Di kanan kiri sepanjang gedung berkibar bendera merah putih. Kali itu aku sangat ingin membeli buket bunga. Buket bunga biasa dibeli untuk momen-momen spesial, seperti seminar proposal, sidang skripsi/tesis/disertasi, dan kemenangan dalam sebuah kompetisi. Saat itu, aku tidak sedang berada dalam momen itu. Yang kumau, aku memegang buket bunga kesukaanku. Aku menyadari bahwa harga buket bunga lumayan mahal, tetapi untuk kemauan yang tidak terbendung, kuikhlaskan sebagian uangku untuk ditukar dengan itu. Sete...