Berat meminta kelopak tetap membuka dan membawa fokus
Kelopak pelindung dua bola mulai penat akibat guyuran sinar yang datang beruntun tanpa jeda
Dibantu oleh pikiran
Diingat-ingatnya kembali suatu peristiwa
Tak lama kemudian kaki membawanya menjauh dan mendudukkan pantat di tempat berbeda
Sinar itu menghampiri lagi
Kelopak ingin memberontak, tetapi pikiran mengingatkan
Dua bola mulai menatap
Menyilakan sinar-sinar menemuinya
Mereka akhirnya bercengkerama
Akan berita dan segala hal
Kelopak memandanginya dengan masam
Pikiran pun datang dan menghibur kelopak
Akhirnya mereka bercengkerama
Tiba-tiba tenggorokan meminta air
Sayangnya tidak ada air di dekatnya
Pikiran datang memberi saran
Tenggorokan tak terima dan melapor pada lidah
Lidah merasa perlu dibasahi
Ia meminta bantuan kaki
Akan tetapi kaki tak bisa memenuhinya
Sebuah tas di ujung sana kosong
Pikiran datang mengajak tenggorokan dan lidah bercengkerama
Mereka saling protes dan meminta segera mendapat air
Pikiran mengatakan untuk mereka bersabar
Datanglah kelopak menengahi
Akhirnya mereka semua sepakat mendukung dua bola
Apapun keadaan yang mereka hadapi akan mereka kelola
Semua itu untuk sebuah tujuan mulia
Pada waktu yang sudah seharusnya
Mereka semua mendapatkannya
Komentar
Posting Komentar