Jawa sebagai salah satu suku di Indonesia memiliki beragam simbol dalam mengutarakan atau menyampaikan suatu maksud. Simbol tersebut dapat tertuang dalam bentuk yang beragam, misalnya peribahasa dan kegiatan masyarakat. Buku berjudul Simbolisme Jawa karangan Budiono Herusatoto yang terbit pada 2008 dan berisi 216 halaman sebagai gambaran yang merangkum hakikat simbolisme dan kegunaan simbolisme Jawa, khususnya bagi masyarakat Jawa.
Gambar Buku Simbolisme Jawa
Sumber: http://penerbitombak.com/wp-content/uploads/2017/09/Simbolisme-Jawa.jpg
Kebudayaan terdiri dari dua kata, yaitu budi dan daya, merupakan wujud tingkah laku masyarakat berupa nilai, norma, gagasan, peraturan, dll. sesuai akal dan karya manusia. Unsur-unsurnya yaitu sistem religi, organisasi masyarakat, pengetahuan, bahasa, seni, mata pencaharian, peralatan, dan teknologi.
Simbolisme adalah tanda/ ciri/ pengantara pemahaman terhadap suatu objek. Contoh, warna putih merupakan simbol dari kesucian. Simbol disepakati oleh suatu kelompok masyarakat dan merupakan perkembangan lebih lanjut dari bahasa sebagai pengangkut informasi. Contoh, ajisaka sebagai simbol Jawa untuk mengingat perhitungan tarikh/perhitungan Jawa (Saka).
Dalam kebudayaan Jawa, banyak digunakan simbol untuk menyampaikan suatu maksud, entah itu dari kata-kata maupun tindakan. Upacara-upacara keagamaan dilakukan untuk suatu maksud. Misalnya, upacara Sekaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan simbol untuk memeringati maulid nabi. Selain itu, simbol Jawa banyak ditemukan lewat kata-kata/ peribahasa/ pitutur yang berisi nasihat di dalamnya, misalnya jer basuki mawa beya; tepa slira; sapa gawe nganggo, sapa nandur ngunduh; tega larane, ora tega patine; wong temen ketemu, wong salah seleh; dan ngono yo ngono, yo mbok ojo ngono.
Semua sistem sosial dan adat istiadat Jawa telah diatur sedemikian rupa untuk mewujudkan masyarakat yang luhur dan sejahtera dengan melihat dan menerapkan simbol-simbol Jawa yang telah ada dan dipersiapkan oleh nenek moyang untuk mengatur kehidupan agar berada pada jalan yang benar.

Komentar
Posting Komentar