Langsung ke konten utama

Rangkuman Novel "Relung-relung Gelap Hati Sisi"

Sekilas, dapat ditarik bahwa dari judul yang dihadirkan akan ditemui karakter berbeda dalam diri seseorang. Setiap orang memiliki rahasia di balik karakter yang terlihat. Salah satu ketertarikan saya memilih novel tersebut sebagai bacaan karena tidak sengaja menonton televisi dengan tayangan sosok inspiratif yang berprofesi sebagai dokter, tetapi memiliki segudang karya kepenulisan cerita fiksi, yaitu novel. Beliau adalah Mira W. Novel berjudul Relung-relung Gelap Hati Sisi yang saya baca ini diterbitkan pada tahun 2009 dengan 275 halaman yang saya beli di Pasar Buku Wilis, Malang pada bulan-bulan akhir di tahun 2015. Saya menemukan buku catatan saya yang berisi rangkaian ringkasan buku dan rasanya sayang jika tidak diabadikan di blog saya. Setiap karangan memiliki nyawa, menimbulkan emosi, rasa penasaran beserta jawabannya. Inilah sekilas rangkuman novel karya Mira W. dengan judul Relung-relung Gelap Hati Sisi.             Seorang ...

Ulasan Buku Stop Overthinking karya Nick Trenton

Tertumbuk bertubi oleh pikiran-pikiran negatif membuat diri merasai denyut ngilu dalam hati yang menjalar pada pelemahan energi yang mengurangi aksi dan memberati kepala. Sadar atas ketidaknyamanan yang dirasai, diri ini menuliskan segala resah pada diari, kemudian mencari dukungan penguatan pada tulisan-tulisan karya penulis dengan kata kunci yang sama, dan ditemuilah sebuah buku berjudul Stop Overthinking karya Nick Trenton. 

Secepat jatuhnya buah dari pohon, jari-jemari ini membuka layar ponsel untuk memesan buku yang dimaksud. Pada saat hendak membayar, tidak ada jenis pembayaran yang dimiliki pencari buku, dan diputuskanlah untuk membelinya secara langsung keesokan harinya. 

Melewati jalanan yang ramai kendaraan, menikmati singkat bunga bermekaran di bundaran depan gedung balaikota, menuju bundaran alun-alun, memutar mengikuti arah hingga sampailah di toko buku. Menapaki anak tangga, menaiki eskalator, dan sampailah pada ribuan buku tertata rapi di antara rak-rak yang berhadapan dan berlawanan serta tumpukan rapi di meja dengan masing-masing tempat bertuliskan kata kunci terkait buku yang seragam.

Sampul berlatar merah berhias kata stop overthinking memenuhi dan membentuk gambar kepala yang tampak dari arah samping. Adalah kiranya diri ini telah berniat untuk memilikinya, segera saja uang telah diterima kasir, lalu buku masuk ke dalam tas. Sebelum kubuka lapisan bening yang menyelimutinya, kuabadikanlah menggunakan layar ponsel, dan beginilah potretnya.

Buku setebal satu sentimeter, berukuran 19x13 sentimeter, ditulis oleh Nick Trenton, dialihbahasakan oleh Muhammad Fahmi Lubis, disunting oleh Marina Ariyani, dan didesain oleh Triya Dewi, dengan cetakan ketiga pada September 2023, telah ada di genggaman di penghujung bulan pertama tahun 2024.

Buku yang diterbitkan oleh penerbit Bhuana Ilmu Populer atau disingkat BIP yang termasuk kelompok Gramedia, menyajikan enam bab yang mengulas ihwal overthinking. Setelah kulit bening yang membungkus buku terlepas dengan hati-hati, lembar demi lembar buku dibuka secara perlahan, dan saatnya menyantap bagian pertama berjudul Overthinking Bukan Hanya Tentang Berpikir Berlebihan. 

Diberikan sebuah cerita, ditunjukkan gambaran penelitian terkait penyebab dan konsekuensi, ditariklah kemudian oleh saya sebuah definisi, overthinking adalah keadaan ketika pikiran dipenuhi dengan penilaian negatif tentang diri yang dilakukan terus-menerus hingga mencederai mental dan fisik. Dalam pandangan penulis buku, salah satu kutipan yang saya sukai adalah,

Hakikat dari overthinking terletak pada ungkapannya--ketika berpikir melebihi, melompati, dan melampaui apa yang bermanfaat untuk kita.

Di bagian kedua, pembaca disuguhkan judul Formula untuk Meredakan Stress dan Hal-hal Terkait. Terdapat beberapa formula yang dapat diterapkan untuk mengobati overthingking, salah satunya menggunakan teknik 4A, yang meliputi avoid (hindari), alter (ubah), accept (terima), dan adapt (adaptasi). Menghindari dimaknai dengan menjauhkan diri dari orang atau keadaan yang tidak dapat dikendalikan. Mengubah dimaknai dengan mengondisikan keadaan tidak menyenangkan. Menerima dimaknai dengan mengakui emosi yang ada. Beradaptasi dimaknai dengan mengelola pikiran dan tindakan. 

Ada beragam teknik yang dapat dipilih untuk menangani overthinking. Teknik 5-4-3-2-1 juga menarik karena mengarahkan fokus diri terhadap kelima indra. Satu kutipan di antara kutipan menarik di bagian kedua, yaitu

Saat indra Anda aktif, otak akan terlibat dengan hal di luar ruminasi tak berujung dan overthinking pun menjadi terhambat.

Di bagian ketiga, pembaca akan diajak mengelompokkan kepribadian diri dengan solusi tepat yang saling bertaut. Salah satu contoh kelompok di antara perbedaan unik latar belakang kepribadian, yakni time martyr, orang yang menerima permintaan semua orang serta memikul kewajiban dan tanggung jawab yang terlalu banyak--mereka menderita karenanya. 

Tiga dari enam bab yang disuguhkan telah membuka mata dan pandangan bagi pembaca dalam memahami keadaan overthinking yang menggerogoti diri beserta macam penanganannya. Untuk bab-bab selanjutnya, ketidaksabaran sudah memenuhi rongga kerongkongan diri karena hausnya menyelesaikan ihwal overthinking yang segera ingin dipecahkan setuntas-tuntasnya dan ditendang jauh-jauh dari pikiran.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rangkuman Novel "Robert Anak Surapati"

Bagaimana rasanya apabila Anda berada dalam kondisi membingungkan ketika harus memilih satu di antara dua pilihan negara yang menjadi asal dari orangtua Anda? Pilihan ini sangat berarti bagi salah satu negara untuk melanjutkan misinya. Di sinilah letak putusan dan kebijaksanaan diambil. Terombang-ambing dalam kebimbangan penuh luka mewarnai sebuah cerita berjudul Robert Anak Surapati. Dilahirkan dari ibu berkenegaraan Belanda dan ayah dari Indonesia. Selamat membaca! Semoga bermanfaat! sumber: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtuOT1GARbrkUv-0wGtnLiBXoq8xnr-lfa2OLSj_d9ECQEhbaCtf3mMY4XlupTFhyQ6WdrMVJMlwokcWOlvx9qwz0miJmcjrNyLUz2Ftcml1x0BqSGVc7JlpvF-9LBNkgOLWr4I19t33R1/s1600/robert+imbas.jpg Dikisahkan suatu ketika seorang perempuan merasai kesakitan atas kondisi yang dialaminya. Membawa anak nan masih kecil di sebuah kapal yang akan menuju Negeri Kincir Angin. Tak kuasa menahan sakit dan derita, segeralah disampaikan suatu amanah pada dua oran...

Resensi Novel "Punakawan Menggugat"

  Resensi ini terdiri dari empat bagian berupa orientasi, tafsiran, evaluasi dan rangkuman. Orientasi Judul                : Punakawan Menggugat Penulis              : Ardian Kresna Penerbit            : DIVA Press Tebal Buku       : 366 halaman Tahun terbit      : 2012 Ulasan ini membahas tentang hakikat seorang pemimpin yang dituangkan ke dalam kisah para tokoh Pandhawa dan Kurawa. Para pemimpin terlena pada kemegahan dunia sehingga melalaikan tugas terhadap rakyatnya. Empat punakawan/abdi (Semar, Gareng, Petruk, Bagong) turut mewarnai setiap tindakan para tokoh dan tiga dari mereka menginginkan kedudukan. Disertai kisah cinta yang mengharukan, terbalut rapi dalam novel berjudul “Punakawan Menggugat”.  Tafsiran  ...

Rangkuman Novel "Relung-relung Gelap Hati Sisi"

Sekilas, dapat ditarik bahwa dari judul yang dihadirkan akan ditemui karakter berbeda dalam diri seseorang. Setiap orang memiliki rahasia di balik karakter yang terlihat. Salah satu ketertarikan saya memilih novel tersebut sebagai bacaan karena tidak sengaja menonton televisi dengan tayangan sosok inspiratif yang berprofesi sebagai dokter, tetapi memiliki segudang karya kepenulisan cerita fiksi, yaitu novel. Beliau adalah Mira W. Novel berjudul Relung-relung Gelap Hati Sisi yang saya baca ini diterbitkan pada tahun 2009 dengan 275 halaman yang saya beli di Pasar Buku Wilis, Malang pada bulan-bulan akhir di tahun 2015. Saya menemukan buku catatan saya yang berisi rangkaian ringkasan buku dan rasanya sayang jika tidak diabadikan di blog saya. Setiap karangan memiliki nyawa, menimbulkan emosi, rasa penasaran beserta jawabannya. Inilah sekilas rangkuman novel karya Mira W. dengan judul Relung-relung Gelap Hati Sisi.             Seorang ...