Tatapanmu menembus jaring-jaring pertahananku
Menghadirkan lentera di batas-batas kehampaan
Kau…
layaknya angin yang berembus mengembara
layaknya burung yang mengepak berwibawa
layaknya hujan yang mengguyur tanpa jeda
Aku mengejar angin
yang datang pergi melewatiku
Kesejukan berkilat cepat
menyisakan hening yang mencekat
Lariku dan larinya tak sepadan
dia semakin tak terlihat
Layaknya seekor burung
yang terbang ke mana suka
hinggap dari satu ke dahan lain
tiada tinggalkan penanda jejak
terbang menerus entah kembali
Adakah gerimis kan berhenti
terjuni tanaman bertubi-tubi
hendak menghijau tergesa rontok
hendak mengembang terburu layu
Adalah kecamuk terus gulati
Adalah prasangka terus tunggangi
Alangkah lamanya gemelut tempati
segala sudut di dalam diri
terus labuhkan harap berduri
atas tujuan yang tiada beralih
Ku berjalan memandang langit
Empat sayap burung bersama melintas
Adakah kiranya perlu akhiri
Imajinasi selama ini
Komentar
Posting Komentar